Advertisement

Wanita

Menu Atas

Oknum Tidak Bertanggung Jawab Tebar Kisruh, Mekel Sudaji Angkat Bicara

Redaksi Media
Sabtu, 24 Desember 2022 | Sabtu, Desember 24, 2022 WIB Last Updated 2024-11-29T07:21:02Z



Buleleng - Warga Desa Sudaji Kecamatan Sawan/Buleleng hampir dibuat resah dengan beredarnya surat kaleng yang tidak jelas. Surat itu konon mengatas namakan Aliansi masyarakat Sudaji.


Ironisnya, surat tersebut sengaja disebar luaskan oleh oknum kurang bertanggungjawab.


Dikatakan bahwa Isi surat tersebut menyampaikan bahwa katanya pihak berwenang sudah melakukan pemeriksaan kepada Sekdes, Bendahara Desa Sudaji sebanyak dua kali serta tiga orang pengelola subak diperiksa Polres Buleleng dan Jaksa Tipikor yang katanya mendatangi Kantor Desa Sudaji perihal kecurigaan kasus Korupsi dana BKK subak 2021/2022.


Ulah oknum yang meresahkan kondusifitas Desa Sudaji ini, berisi tuduhan yang menyatakan ada penyalahgunaan dana Ketahanan Pangan 2021 dan 2022 dalam bentuk kolam ikan dan pembagian ternak Kambing yang menguntungkan diri sendiri.


Selain itu. pihak Pemdes dituduh menggelapkan pendapatan parkir jalan pasar yang tidak disetor ke Kasa Daerah penggelapan dua unit motor viar dan penggelapan lelang pasar tradisional th 2022.


Hal ini memicu kericuhan dikalangan Desa Sudaji sejak pertengahan bulan desember 2022 ini.


Dikonfirmasi Kepala Desa Sudaji Ngurah Fajar Kurnia pria yang juga mantan wartawan geram dan akhirnya angkat bicara Jumat (23/12) diruang kerjanya untuk mengklarifikasi hembusan yang tidak benar itu.


“Semua itu tidak benar, kita sudah saran dan ajak masyarakat jika ada permasalahan ayo duduk bersama di kantor desa selesaikan bersama. Ini oknum yang tidak punya legalitas lembaga. Cobak sekarang bisa dilihat di Desa Sudaji semua sudah maju, apa yang belum dilakukan Kades sebelumnya kita berupaya kerjakan dengan berbagai program Desa yang sesuai dengan petunjuk. Seperti Bumdes yang tertatih-tatih sekarang mampu maju.,”papar Ngurah Fajar.


Selaku pemimpin di Desa dirinya bertanggung jawab penuh terhadap tata kelola Desanya.


“Umpama jika ada permasalahan kalau dibawah keranah hukum tentu tidak akan terselesaikan tentunya akan ada dendam. Jika Desa Sudaji dibawah kepemimpinan saya terjadi penyimpangan saya siap mempertanggungjawab penuh. Satu tujuan saya mengabdi dan memajukan Desa.”terangnya.


Bahkan menurutnya pembuat surat meresahkan desanya itu telah didapat informasi dan oknumnya, surat tersebut menurutnya dibuat oleh orang luar desa oknum LSM yang bersekongkol bersama oknum warganya mengembuskan isu yang tidak benar. 


Dikatakan juga bahwa belum ada langkah yang akan diambil olehnya dan meminta semua pihak yang ingin mempertanyakan kinerjanya sebagai kepala desa untuk duduk bersama, untuk kebaikan dan kemajuan Desa Sudaji.(Red)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Oknum Tidak Bertanggung Jawab Tebar Kisruh, Mekel Sudaji Angkat Bicara

Trending Now


 

Iklan

Iklan