Advertisement

Wanita

Menu Atas

Tuntaskan Kasus Calistung DPRD Buleleng Lakukan Monitoring dan Pengawasan

Redaksi Media
Jumat, 06 Juni 2025 | Jumat, Juni 06, 2025 WIB Last Updated 2025-06-06T08:58:20Z



BERITANUSRA.ID -- Upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mengentaskan permasalahan Baca Tulis Hitung (calistung) yang sempat viral dan jadi isu nasional, membuat Pemkab dan DPRD Buleleng bergerak cepat.

Salah satunya dengan mengadakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pengentasan Calistung dengan mengambil sample dengan mendatangi sekolah dasar dan sekolah menengah di Buleleng pada Kamis (05/06/2025).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Drh. Nyoman Dhukajaya, M.Si. Bersama anggota Komisi lainnya langsung meninjau lokasi.

" Dinas pendidikan khususnya guru gurunya diminta untuk fokus dan mendata berapa anak anak yang mengalami kesulitan, dengan dilakukan skrining dan penyiapan data yang ada diassasment dengan baik sehingga bisa ditindaklanjuti," Ujar Nyoman Dhukajaya kepada media.

Dari hasil temuan sementara secara umum DPRD Buleleng saat melakukan kunjungan menemukan ada beberapa sebab terjadi kegagalan siswa dalam calistung salah satu adalah faktor mental dan akibat covid 19 yang berkepanjangan.

"Selain itu kita juga menemukan adanya dileksia atau kesulitan mengeja dan saya pikir hampir 60% karena pengaruh disleksia atau kesulitan mengeja atau membaca," imbuh Dhukajaya.

Data yang didapat di SMP 5 dikatakan sebagai data sementara dimana selama enam bulan mendatang agar bisa selesai dituntaskan.

Dan hal lainnya adalah jika ada anak anak yang tidak mampu pihaknya selaku wakil rakyat akan mendorong Dinas Sosial untuk segera mendatangi orang tua siswa guna mendata anak anak yang tergolong tidak mampu.

“Calistung ini kan basic, dasarnya ilmu. Jadi saya memandang ini harus tuntas dulu, nah itu kuncinya ada di pendidikan dasar, pada tingkat sekolah dasar sehingga anak-anak ini diberikan ilmu dasar ini untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” sebut Dhukajaya.

Sebagai anggota DPRD Buleleng, Dhukajaya berharap agar proses pendampingan untuk anak-anak yang mengalami kesulitan untuk membaca dapat dituntaskan, sebab para siswa tersebut akan mendapat pendampingan selama 6 bulan, hingga bulan Oktober mendatang.

Selain itu, Ketua Komisi IV, Nyoman Sukarmen bersama Tim Ahli DPRD Buleleng Dr. Drs. Ketut Gunawan, MM secara langsung mengunjungi SDN 2 Busungbiu, SDN 3 Busungbiu, dan SMPN 5 Busungbiu. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasinya kepada para guru yang telah bekerja keras mengatasi kesulitan baca tulis di sekolah.



Astungkara, dengan adanya progres luar biasa ini, saya mengapresiasi para guru yang telah bekerja secara maksimal. Ini menjadi tolak ukur untuk menekan angka siswa yang belum bisa membaca dan menulis di Buleleng,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV lainnya seperti Ni Kadek Turkini, SH., Drh. Nyoman Dhukajaya, A.A. Ketut Widia Putra, dan Ni Wayan Parlina Dewi, S.Pd., melakukan kunjungan ke sekolah lain, yakni SDN 2 Alasangker, SMPN 5 Singaraja, SMPN 1 Seririt, SMPN Satu Atap 2 Banjar, SDN 3 Tigawasa, SDN 1 Tukadmungga, SDN 2 Tukadmungga, dan SDN 3 Tukadmungga. Mereka menyoroti tidak hanya masalah baca tulis, tetapi juga persoalan pemenuhan tenaga pendidik serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar-mengajar.

Ketua Komisi IV menegaskan bahwa seluruh data dan temuan dari kunjungan ini akan dikumpulkan untuk dibahas secara internal sebelum dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng.

“Setelah kunjungan ini, kami akan mengumpulkan seluruh data sebagai bahan pembahasan di internal Komisi IV. Setelah itu, hasilnya akan kami komunikasikan dengan Dinas Pendidikan. Terima kasih kepada seluruh anggota Komisi IV atas partisipasinya. Ini penting agar kita tahu secara langsung kondisi pendidikan yang sebenarnya di lapangan,” tegas Nyoman Sukarmen.***

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tuntaskan Kasus Calistung DPRD Buleleng Lakukan Monitoring dan Pengawasan

Trending Now


 

Iklan

Iklan