Advertisement

Wanita

Menu Atas

Antisipasi Nataru, Bupati Sutjidra Pastikan Kesiapan Posko Terpadu Siaga Bencana di Sukasada

Selasa, 16 Desember 2025 | Selasa, Desember 16, 2025 WIB Last Updated 2025-12-16T15:25:44Z


BERITA NUSRA. ID – Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui BPBD mengaktifkan Posko Terpadu Kesiapsiagaan Bencana yang berlokasi di Tugu Tri Yudha Sakti, Kelurahan Sukasada. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah terkait turun langsung meninjau kesiapan posko tersebut, Selasa (16/12/2025).


Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa pendirian posko terpadu ini merupakan langkah antisipasi menyeluruh mengingat kondisi geografis Buleleng yang rawan terhadap berbagai potensi bencana alam. 


Selain mendukung pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, posko ini juga berfungsi sebagai pusat kesiapsiagaan dan penanganan darurat jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Ia berharap posko tersebut tidak perlu digunakan, namun tetap harus siap agar respons bisa dilakukan dengan cepat.


Pemilihan lokasi di Tugu Tri Yudha Sakti dinilai strategis karena berada di wilayah yang kerap terdampak banjir, longsor, maupun pohon tumbang. Posisi ini memungkinkan koordinasi dan respons cepat baik ke wilayah timur maupun barat Buleleng. Posko juga dilengkapi dengan pemantauan kondisi cuaca secara real time dari BMKG serta jaringan komunikasi dengan seluruh kecamatan.


Apabila terjadi bencana, posko terpadu akan berfungsi sebagai pusat komando darurat. Kehadiran perwakilan berbagai instansi dalam satu lokasi diharapkan dapat mempercepat koordinasi, mulai dari mobilisasi alat berat, layanan kesehatan, hingga pengamanan di lapangan. Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan tenang.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, menjelaskan bahwa Posko Terpadu melibatkan 13 instansi dan lembaga terkait, di antaranya Polri, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Koramil, PMI, Kesbangpol, dan BPBD. Setiap harinya, posko dijaga oleh 36 personel yang terbagi dalam tiga shift, dengan masing-masing shift diisi 13 personel.


Menurutnya, kegiatan posko tidak hanya bersifat penanganan darurat, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan dan mitigasi dini. Informasi peringatan cuaca dari BMKG akan disebarluaskan melalui berbagai grup komunikasi, media sosial BPBD, serta media massa agar masyarakat memperoleh informasi cepat terkait potensi cuaca ekstrem dan wilayah rawan bencana.


Posko Terpadu Kesiapsiagaan Bencana ini mulai beroperasi pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 sebagai upaya memperkuat pengamanan dan kesiapsiagaan selama musim penghujan dan momentum Nataru.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antisipasi Nataru, Bupati Sutjidra Pastikan Kesiapan Posko Terpadu Siaga Bencana di Sukasada

Trending Now


 

Iklan

Iklan