PortalBali-Pelabuhan Lembar di Lombok Barat ini merupakan salah satu pintu masuk ke Lombok melalui jalur laut, Pelabuhan ini tepatnya terletak di Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, sekitar 20 kilometer dari Kota Mataram. Pelabuhan Lembar pun melayani penyeberangan kapal penumpang (kapal feri) dan kapal barang dari wilayah barat dan utara Lombok, seperti Bali dan Makassar. Pelabuhan ini memiliki tiga dermaga, yaitu dua dermaga kapal penumpang dan satu dermaga kapal barang. Pelabuhan ini dilengkapi dengan loket tiket 24 jam.
Laut pelabuhan lembar tercemar oleh sampah plastik dan kayu menjadi sorotan. Setiap musim hujan sampah plastik dan kayu yang ada di laut pelabuhan Lembar disebabkan oleh faktor perbedaan elevasi ketinggian, antara bagian hulu dari sungai berada di ketinggian yang lebih tinggi dengan ketinggian muka air laut yang merupakan bagian hilir dari sungai, hal tersebut yang membuat laut pelabuhan Lembar tercemar.
“ Setiap musim hujan kami bersama sama membersihkan di kawasan pelabuhan ini, khususnya di laut. Hal itu tetap terjadi jika curah hujan tinggi sehingga sampah yang ada di sungai ikut terbawa ke laut dan membuat laut di kawasan pelabuhan lembar ini tercemar oleh sampah,” kata petugas kebersihan lingkungan hidup Kabupaten Lombok Barat Muhamad Fikri, Senin ( 24/12/2022).
Fikri mengatakan sampah yang mengotori laut pelabuhan Lombok menjadi masalah besar yang dihadapi dan sulit di selesaikan. “ Hal ini sangat perlu kesadaran dari masyarakat yang ada di kota maupun di pesisir agar tidak membuang sampah ke sungai dan hal ini peran pemerintah sangat penting untuk menyelesaikan masalah sampah tersebut, ” kata Fikri.
Kasus sampah menjadi masalah besar yang harus di hadapi oleh pemerintah, karena kasus sampah menjadi topik yang harus di selesaikan, maka dari itu masyarakat di himbau agar tidak membuang sampah ke sungai atau membuang sampah sembarangan. Sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan dan laut, hal tersebut bisa merusak biota yang ada di laut atau bisa menyebabkan hewan yang ada di laut meninggal karena disebabkan oleh sampah.
"Kami selalu berusaha menjadikan Laut Lombok bersih, Apalagi sekarang Lombok sudah banyak di kenal wisata dengan adanya Sirkuit MotoGp yang ada di Mandalika, sehingga kami berupaya penuh menjaga daerah laut pelabuhan Lembar ini, karena pelabuhan Lembar - Padang Bai banyak wisatawan asing yang nyebrang menggunakan kapal laut, maka dari itu pembersihan lingkungan dan laut sangat penting, tapi Alhamdulillah sejauh ini sudah ada perubahan dari sebelumnya,” kata Fikri.
Namun terlepas dari hal tersebut, Fikri mengatakan sangat berterimakasih kepada para relawan yang sudah membantu pemerintah dalam menanggulangi sampah, dengan cara bersama sama mengatasi kasus sampah tersebut, kemungkinan besar kasus sampah yang terus menjadi topik permasalahan pemerintah Indonesia akan bisa terselesaikan.(IBAK23)


%20(1).png)

