Portal Bali-Tidak lengkap rasanya jika tinggal di Bali tidak tahu yang namanya nasi babi guling. Nasi babi guliing memang menjadi primadona bagi masyarakat Bali. Rasa dagingnya yang khas dengan pengolahan bumbu yang khas disertai dengan kulit garing yang sangat menggugah selera. Nasi babi guling pak lawar merupakan salah satu warung legenda yang menjadi langganan masyarakat buleleng . warung yang terletak di tengah-tengah pasar Anyar kabupaten buleleng ini memang sudah berjualan sejak 27 tahun lamanya. Rasa yang khas dan tidak pernah berubah menjadi alasan mengapa warung ini tetap eksis di kalangan masyarakat buleleng. Luh sarinten (47) merupakan generasi kedua yang berjualan di warung tersebut setelah ibunya. Saat ini dia dibantu oleh saudaranya Luh Arianti (27) untuk mengurus warung.
“ Proses Pembuatan masakan yang saya buat terbilang masih menggunakan cara tradisonal, mulai dari pembuatan bumbunya, ngikih nyuh, bahkan dulu proses memasaknya menggunakan kayu bakar namun karena kesulitan mencari kayu bakar akhirnya proses pembuatan menggunakan kompor gas. Walaupun menggunakan kompor gas namun cita rasa tidak berubah” ujar Luh Sarinten.
Untuk saat ini lauk yang disediakan adalah lawar merah, sambel see, sambel embe, sate, urutan, be nyatnyat, Jukut Nangka, basing megoreng, dan tentunya kulit yang menjadi primidone. Untuk harga seporsi bisa dimulai dari Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 namun terkadang ada yang membeli hingga 20.000. dan biasanya jam bukanya mulai dari pukul 5 pagi hingga 10 pagi.
“kami gak buka sampai siang karena klo sampai siang lawarnya sudah basi (masem). Selain itu kalau sampai siang biasanya di depan lapak kami ada dagangan lain juga yang menghalangi jadi saya rasa nggak efisien aja. Dan untuk persiapan dagangan biasanya saya menyiapkannya setelah habis berdagang bersama suami saya. Biasanya saya mulai kepasar untuk membuka dagangan jam 3 pagi dan di jam 5 pagi hidangan sudah siap dijual.
Saya pun mencoba untuk mencicipi hidangan nasi babi guling paket komplit lengkap dengan sate dan kuah terpisah. Rasa pedas asin sambel dan gurih daging babi dan creamy dari lawar menjadi satu kesatuan yang nikmat. Masakannya memang sedikit pedar mencirikan bumbu Bali. Tidak lupa untuk menetralkan rasa masakan saya memesan es teh manis di warung tersebut. Dari penilaian sendiri merasa puas dengan hidangan tersebut karena harga yang bisa dibilang terjangkau dan rasa yang memuaskan.
Warung nasi babi guling memang menjadi icon tersendiri di provinsi Bali. Nasi babi guling memang terkenal dengan slogan “Tes Kriuk” dimana untuk mengetes apakah kulit babi guling garing. Tentunya babi guling bisa dikatakan menjadi sebuah budaya bagi Bali yang harus dilestarikan dan harus kita nikmati.(Din)


%20(1).png)

