BERITA NUSRA -- Sat Lantas Polres Buleleng masih mendalami penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Desa/Kecamatan Kubutambahan, Minggu, (29/6) petang. Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, polisi akan mengecek kondisi truk molen yang mengalami kecelakaan.
Untuk diketahui, truk molen tersebut menabrak Nyoman Budiasa, (58 tahun) warga desa setempat yang saat itu tangah duduk di atas sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Truk besar itu menyeret Budiasa beberapa meter, hingga membuat pria yang merupakan Limas tersebut meregang nyawa.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin mengatakan, dari penyelidikan awal yang dilakukan diduga karena truk tersebut mengalami masalah pada pengereman. Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan bengkel untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi truk.
"Selain itu, untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut ini polisi akan memintai keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi,"ujarnya ditemui Senin, (30/6).
Bachtiar menyebut, kecelakaan maut ini bermula dari truk molen DK 8138 AT yang dikemudikan Irin Supandi, (50 tahun), asal Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Barat, dengan kernet Gede Suryawan, warga Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Truk yang dikemudikan datang dari arah selatan menuju ke utara ke Kota Singaraja.
Sesampainya di dekat lokasi kejadian, Supandi tidak bisa mengendalikan truknya hingga menabrak Nyoman Budiasa.
Selain menyeret tubuh Budiasa, truk tersebut juga menyeret motor Honda Grand DK 3187 UI hingga berhenti setelah menabrak patung Ganesha yang berdiri kokoh di simpang tiga Desa Kubutambahan. Benturan keras yang terjadi membuat patung besar tersebut rata dengan tanah.
“Pada saat itu jalannya cukup menurun dan terjadi kegagalan pada pengereman. Sehingga dia tidak dapat mengendalikan kendaraannya,"imbuhnya
Bachtiar menyebut, saat ini sopir dan kernet truk belum bisa dimintai keterangan mengingat keduanya masih menjalani perawatan karena mengalami luka-luka. Sementara, untuk truk molen tersebut saat ini sudah diamankan oleh kepolisian.
“Sementara belum diketahui kendaraan itu dari mana mau ke mana. Kami belum bisa interogasi lebih lanjut karena sopir dan kernet masih proses penyembuhan,"tandasnya. ***



%20(1).png)

