BERITANUSRA.ID – Sekretaris Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Usman, mengatakan bahwa layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sudah berjalan di seluruh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat namun masih sangat minim menyasar ke PAUD.
Usman menjelasakan tidak pernah mengatakan belum ada menyasar Makan Bergizi Gratis (MBG) ke satuan PAUD. Ada, namun hanya beberapa satuan PAUD saja, itupun yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan tidak termasuk membicarakan Raudhlaul Atfal (RA) karena di bawah naungan Kementerian Agama. HIMPAUDI hanya di bawah Kementerian Pendidikan saja.
Satuan Pendidikan Anak Usia Dini yang sudah menerima MBG masih sangat sedikit menurut dari data se-NTB, sebanyak 238,431 siswa data tersebut berdasarkan yang ada di Dapodik. Sementara telah menyasar pada siswa sebanyak 23 ribuan berarti sisanya masih tinggi yaitu 215,431 siswa.
“Data siswa PAUD Kabupaten Lombok Timur sebanyak 52,998 siswa sementara yang sudah menerima MBG tersebut baru sekitar 7.546 siswa berarti masih 45.452 siswa yang belum ini khusus yang di bawah Kementrian Pendidikan,” ujar Usman.
"Kami merasa sedih karena masih sedikit yang mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, untuk itu kami sangat berharap agar bulan berikutnya bisa menyasar ke seluruh satuan Pendidikan Anak Usia Dini di NTB, PAUD Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan Taman Penitipan Anak (TPA)," ungkapnya.
"HIMPAUDI di semua kabupaten/kota dan kecamatan Insya Allah siap bekerja sama membantu pemerintah dan tim satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan informasi demi kelancaran dan untuk memastikan bahwa anak-anak usia dini di NTB untuk mendapat perhatian serius dalam program ini demi mewujudkan generasi NTB yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tutupnya.



%20(1).png)

