Advertisement

Wanita

Menu Atas

Kolaborasi BEM UGR dan Dosen UGR Hadirkan Inovasi Pesisir: Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan dan Digitalisasi Wisata Padak Guar

Taufikur Rahman
Selasa, 04 November 2025 | Selasa, November 04, 2025 WIB Last Updated 2025-11-04T10:31:15Z

BERITANUSRA.ID- 1 November 2025 – Kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Tim Dosen Universitas Gunung Rinjani (UGR) menghadirkan program inovatif dalam penguatan kapasitas masyarakat pesisir melalui Mahasiswa Berdampak 2025. Program ini dilaksanakan di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, dan merupakan bagian dari hibah Skema BEM Berdampak yang didukung oleh DPPM Kemendiktisaintek.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Padak Guar, Tarmizi, S.H, perwakilan Pokja Dewi Bahari, Poklahsar Amertha Bahari, unsur BEM UGR, narasumber dari Coastal Environmental and Fisheries (CEF), serta Tim Dosen Pelaksana yang terdiri atas Ketua Tim Muslihuddin Aini, S.Pi., M.Si bersama anggota: Handri Jurya Parmi, S.Pi., M.Si dan Abdul Majid Junaidi, S.Pd., M.Pd.

Program ini mengusung misi memperkuat ekonomi pesisir melalui inovasi teknologi pengolahan hasil perikanan dan digitalisasi tata kelola desa wisata. Dua kelompok utama yang menjadi sasaran program yaitu Poklahsar Amertha Bahari dan Pokja Dewi Bahari Padak Guar.

Pelatihan yang diselenggarakan mencakup tiga aspek strategis:

Aspek Produksi
Pelatihan manajemen produksi dan implementasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk meningkatkan standar mutu, efektivitas, dan higienitas produk, khususnya olahan kerupuk tinta cumi.

Aspek Pemasaran
Pelatihan digital marketing, diversifikasi produk, strategi promosi wisata, serta desain kemasan dan labeling guna memperkuat daya saing pasar produk dan branding desa wisata.

Aspek Manajemen Usaha
Pendampingan pencatatan keuangan sederhana dan penyusunan analisis kelayakan usaha sebagai fondasi keberlanjutan kelompok usaha.

Sebagai keberlanjutan program, tim akan menyerahkan Teknologi HygieDry Rectangular, yaitu alat pengering inovatif yang mendukung produksi kerupuk tinta cumi secara efisien, hygienis, dan sesuai standar CPPOB. Program juga menargetkan digitalisasi desa wisata melalui pengembangan sistem e-ticketing, Aplikasi SIGADis, dan web virtual tour.

Ketua Tim Pelaksana, Muslihuddin Aini, S.Pi., M.Si, menegaskan bahwa kolaborasi mahasiswa dan dosen menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan solusi inovatif bagi desa pesisir.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa peran mahasiswa dan dosen sangat strategis untuk menghadirkan inovasi yang mudah diterapkan dan berkelanjutan. Kami berharap Padak Guar dapat menjadi model desa pesisir berbasis teknologi dan digitalisasi,” ujarnya.

Wakil Presiden BEM UGR, Wahyu, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program yang dijalankan memberikan dampak nyata.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat. Program ini membuktikan bahwa BEM UGR siap berkolaborasi dan berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Desa Padak Guar, Tarmizi, S.H, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini.

“Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Sinergi antara kampus dan desa akan memperkuat ekonomi dan memajukan identitas Padak Guar sebagai desa bahari. Kami siap melanjutkan kolaborasi ini,” tutupnya.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kolaborasi BEM UGR dan Dosen UGR Hadirkan Inovasi Pesisir: Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan dan Digitalisasi Wisata Padak Guar

Trending Now


 

Iklan

Iklan