Advertisement

Wanita

Menu Atas

Pemkab Buleleng Gandeng ISP Tertibkan Kabel Udara Demi Keselamatan dan Keindahan Kota

Kamis, 22 Januari 2026 | Kamis, Januari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T03:23:36Z



BERITA NUSRA.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menegaskan komitmennya dalam menata kabel udara yang semrawut di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Penataan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus memperindah estetika wilayah perkotaan.


Keseriusan tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang BCC Dinas Kominfosanti, Rabu (21/1), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam pertemuan tersebut Dinas PUPR, DPMPTSP, Satpol PP, serta para penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Bali.


Rapat membahas solusi penataan kabel jaringan dan tiang telekomunikasi yang kondisinya sudah miring, tidak berfungsi, maupun berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Made Suharta, menekankan perlunya langkah konkret dari masing-masing ISP untuk segera merapikan kabel serta memperbaiki tiang jaringan yang tidak sesuai standar.


Menurutnya, kabel yang tidak tertata dan tiang yang rawan roboh sangat berisiko, terlebih pada musim hujan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.


Selain penataan fisik, Suharta juga menyoroti pentingnya kelengkapan perizinan bagi seluruh ISP yang beroperasi di Buleleng. Dengan data jaringan dan izin yang jelas, pemerintah daerah akan lebih mudah mengidentifikasi pemilik kabel apabila terjadi gangguan atau permasalahan di lapangan.


Sementara itu, perwakilan APJATEL Provinsi Bali, Gede Widiartama, menyambut positif kolaborasi antara pemerintah daerah dan para penyedia layanan telekomunikasi. Ia menyebutkan bahwa saat ini baru sekitar 18 provider yang terdata secara resmi di APJATEL, dan pihaknya mendorong provider lain untuk segera bergabung.


Widiartama juga mengungkapkan bahwa tantangan di lapangan masih berkaitan dengan lemahnya koordinasi, terutama dalam pendataan person in charge (PIC) setiap provider di masing-masing wilayah. Ke depan, APJATEL akan memfokuskan pendataan jaringan dan PIC provider yang beroperasi di Kabupaten Buleleng agar koordinasi dan penataan jaringan dapat berjalan lebih efektif.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Buleleng Gandeng ISP Tertibkan Kabel Udara Demi Keselamatan dan Keindahan Kota

Trending Now


 

Iklan

Iklan