BERITANUSRA.ID- Stunting masih menjadi persoalan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lombok Timur yang mengalami peningkatan menjadi 33%. Menyikapi kondisi tersebut, kelompok I KKN-PMD Universitas Mataram Sembalun Timba Gading Tahun 2025-2026, melaksanakan program pencegahan stunting di Desa Sembalun Timba Gading melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal, disertai kegiatan sosialisasi serta pelatihan pengolahan bahan pangan lokal (tepung buncis) sebagai upaya berkelanjutan.
Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dilaksanakan secara rutin setiap Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu di empat dusun, yakni Dusun Bantek I, Dusun Bantek II, Dusun Tengak Timuk, dan Dusun Berugak Mujur. Kegiatan ini menargetkan anak-anak yang terindikasi stunting maupun berisiko stunting dengan tujuan meningkatkan asupan gizi serta mendukung tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, menu PMT disusun dan diolah langsung oleh mahasiswa KKN Unram dengan memanfaatkan bahan pangan lokal Sembalun yang bernilai gizi tinggi. Menu disajikan secara bervariasi untuk mencegah kebosanan anak serta memastikan kecukupan zat gizi, seperti karbohidrat, protein hewani, vitamin, serat dan mineral. Pada beberapa kesempatan, mahasiswa juga berkolaborasi dengan ibu-ibu kader Desa Sembalun Timba Gading dalam proses pengolahan makanan.
Alur pembagian PMT tidak hanya sebatas pemberian makanan. Mahasiswa KKN juga membagikan brosur edukatif serta memberikan pendampingan langsung kepada orang tua anak yang terindikasi stunting. Edukasi yang diberikan mencakup penjelasan mengenai manfaat menu PMT yang diberi, kandungan gizi, serta alternatif pengolahan menu agar dapat diterapkan secara mandiri di rumah sesuai dengan kondisi keluarga.
Kepala Desa Sembalun Timba Gading, Ridwan Hardi, mengapresiasi program kerja yang dilakukan mahasiswa KKN Unram.
“Pemerintah Desa Sembalun Timba Gading mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya karena program yang dibawa adik-adik mahasiswa KKN sesuai dengan kondisi dan basis yang ada di desa. Stunting merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama, dan kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari kader desa. Ibu Sihrun, selaku kader Dusun Bantek II, menilai program ini sangat membantu.
“Sangat bagus untuk mendukung kesehatan anak-anak di sini, terutama anak stunting. Sebagai kader, kami merasa sangat terbantu dan bersyukur dengan adanya kegiatan dari mahasiswa KKN,” katanya.
Selain PMT dan edukasi langsung, Tim KKN-PMD Unram 2025-2026 juga melaksanakan kegiatan sosialisasi sebagai upaya pencegahan stunting. Pada Selasa, 13 Januari 2026, digelar sosialisasi di Kantor Desa Sembalun Timba Gading dengan tema “Pendewasaan Usia Pernikahan” bersama pemateri dari KUA dan DP3AKB. Kegiatan ini menekankan pentingnya kesiapan usia, mental, dan kesehatan dalam membangun keluarga.
Selanjutnya, pada Rabu, 21 Januari 2026, dilaksanakan sosialisasi bertema “Gizi Berkualitas untuk Anak Stunting” dengan pemateri dari UPT Puskesmas Sembalun. Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada orang tua terkait pola makan seimbang, pemilihan bahan pangan bergizi, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak.
Salah satu orang tua penerima manfaat, Ibu Kuduatun, wali dari Baiq Intarti, mengaku sangat terbantu.
“Saya sangat berterimakasih karena anak saya bisa mengonsumsi makanan bergizi. Di rumah, terkadang kami tidak sempat sehingga tidak selalu sempat menyiapkan menu dan memperhatikan gizi pada makanan anak. Anak saya juga menyukai makanan yang disiapkan oleh adik-adik KKN,” tuturnya.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN Unram juga akan melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan tepung buncis, salah satu pangan lokal unggulan di Desa Sembalun Timba Gading. Pelatihan ini ditujukan kepada ibu-ibu kader dan masyarakat sekitar untuk membantu kemajuan UMKM, agar mampu mengolah tepung buncis menjadi berbagai menu bergizi yang dapat dimanfaatkan secara mandiri untuk mendukung pemenuhan gizi anak dalam jangka panjang.
Melalui program kerja yang mencakup pengolahan PMT, edukasi gizi, sosialisasi, serta penguatan kapasitas kader melalui pelatihan pangan lokal, program KKN-PMD Unram 2025-2026 di Desa Sembalun Timba Gading diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak.


%20(1).png)

