Foto:Saat Aparat Meminta Keterangan Saksi-Saksi
Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya Saat dikonfirmasi mengatakan kejadian ini berawal Jumat Pagi Korban Ketut Sujana Yang membawa 6 Orang wisatawan Untuk melihat Lumba-Lumba di perairan Desa Kalibukbuk Berselang 30 Menit Jukung yang ditumpangi oleh mereka Berputar-Putar ,setelah ditoleh Kebelakang Penumpang terkejut melihat Ketut Sujana Sudah Mengapung ditengah laut. Awalnya sekitar pukul 06.30 wita korban bersama 6 penumpang berangkat ke tengah laut untuk melihat lumba-lumba. Berselang 30 menit,
jukung memutar- mutar sehingga para penumpang menoleh ke belakang dan melihat kapten/korban sudah mengapung di laut ,kemudian Salah satu penumpang meminta bantuan kepada orang yang ada disekitarnya ,setelah berhasil diangkat korban dibawa ke RS.
"Saat kejadian Korban dalam Posisi Sedang mengantarkan Wisatawan untuk melihat Lumba-Lumba di tengah laut namun Setelah 30 Menit Korban ditemukan dalam kondisi mengapung ditengah laut ,setelah Jukung yang mereka tumpangi Berputar-Putar,korban diduga tewas terkena serangan jantung."ujar Sumarjaya.
Sementara itu Perbekel desa Kalibukbuk I Ketut Suka saat dikonfirmasi lewat telepon membenarkan adanya insiden tersebut Beliau membenarkan jika salah satu warganya meninggal saat mengantarkan tamu melihat Lumba-Lumba dilaut sekitar desa Kalibukbuk, Suka menghimbau kepada warganya agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas dilaut mengingat kondisi cuaca sedang berubah-ubah.
"Benar salah satu warga kami ada yang meninggal ketika mengantarkan tamu untuk melihat Lumba-Lumba, kami selalu aparat desa menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika beraktivitas dilaut terlebih lagi saat cuaca seperti saat ini yang berubah-ubah dan juga diperhatikan Protap Keselamatan nya ketika dilaut terutama kondisi kesehatan nya pula, " Pungkas Perbekel Suka.(Red)


%20(1).png)

