Saat dikonfirmasi awak Media Salah seorang sopir Wayan Yustriana (32) yang berasal dari Kelurahan Penarukan mengaku telah mengantre sejak pukul 08.00 Wita karena sehari sebelumnya, dirinya sempat mencari solar di sejumlah SPBU namun hingga mentari terbenam, ia tak kunjung mendapat solar.
“Saya sempat keliling, kemarin ngantre di SPBU Desa Sangsit tapi tidak mendapat bagian karena sudah mau tutup. Sekarang ngantre di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yustriana mengatakan minimnya pasokan solar, berdampak terhadap pemasukan yang ia peroleh.
“Tidak bisa kerja jadinya. Kemarin sempat ngangkut pasir, dari Karangasem ke Singaraja tapi cuma sekali,” imbuhnya.
Sementara itu, Manager SPBU Banyuasri Luh Putu Krisna Dewi mengungkapkan, antrean panjang itu dipicu oleh stok solar di SPBU lain yang kosong.
“Sebenarnya kami estimasi sampai hari senin itu pas, tapi ternyata sempat habis, mungkin karena di SPBU lain kosong,Disampaikan pula, kami telah menambahkan kuota solar menjadi 16 kiloliter, sebagai upaya menjaga ketersediaan stok solar ,"ungkasnya.(Red)


%20(1).png)

