BERITA NUSRA.ID-Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, secara resmi melantik kepengurusan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang, serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Buleleng untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin (26/1).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dikukuhkan sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Buleleng, sementara Sekretaris Daerah Gede Suyasa dipercaya menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, bersama jajaran pengurus dan LPK yang baru.
Bupati Sutjidra mengapresiasi terselenggaranya pelantikan kepengurusan baru yang merupakan hasil Musyawarah Cabang secara demokratis. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi awal tanggung jawab Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng dalam menjalankan program dan pembinaan kepramukaan selama lima tahun ke depan.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Forkopimda untuk terus mendukung Gerakan Pramuka dalam pembinaan karakter generasi muda. Dengan kepengurusan yang baru serta semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, ia optimistis Pramuka Buleleng dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan Buleleng Paten menuju masyarakat yang sejahtera.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Buleleng yang digelar pada 15 Desember 2025. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan amanat undang-undang, keikhlasan dalam mengemban tugas sosial, serta menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan.
Ia juga menilai Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan kepramukaan. Dengan komposisi pengurus yang baru, ia optimistis Gerakan Pramuka Buleleng akan semakin progresif dan mampu menjalankan program-program yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk di era digital.



%20(1).png)

