penghasil tuak manis, dan gula aren. Selain Terkenal sebagai sentra pengasil tuak manis daan
gula aren, desa silangjana juga tidak kalah di wisata alamnya, dengan view yang sangat
menarik mata para wisatawan yang berdatangan.
Objek wisata yang saat ini sedang di kembangkan adalah air terjun yang memiliki ketinggian
100 meter. Objek wisata Air terjun candi Kuning yang terletak di Banjar Dinas dajan Margi,
Desa Sialngjana mulai di kembangkan pada tahun 2021. Dimana sebelum di Kelola air terjun
candi kuning hanya di kunjungi warga setempat saja. Dan itupun harus berjalan di jalan setapak
untuk mencapai air terjun ini.
Sehingga beberapa tokoh mulai mendorong untuk mengembangkan air terjun ini. Apalagi saat
covid-19 melanda, warga desa silangjana yang bergelut di pariwisata, merasa terdorong juga
untuk ikut membangkitkan objek wisata ini. Bahkan Semua Warga Yang Bekerja di Pariwisata
Turun Tangan Untuk Mengembangkan Objek wisata Yang Ada di desa.
Objek wisata air terjun candi kuning ini, di Kelola oleh Kelompok Sadar Wisata
(POKDARWIS), Bendahara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lila Dharma Kerti Desa
Silangjana, Putu Dedi Sanjaya menuturkan, pengembangan objek wisata ini di lakukan secara
swadaya. Pokdarwis bergotong royong melakukan pengembangan objek wisata tersebut, yang
dimana akses jalan utama objek wisata tersebut dulunya hanya jalan setapak, sekarang
beberapa sudah di beton, dan akses menuju air terjun candi kuning sudah di tata, berupa batu
pilah yang di tata menjadi sebuah tangga, sehingga tidak mengurangi kesan alamnya dan sudah
di buatkan jembatan untuk menyebrangi sungai.
“untuk saat ini parkir masih terbatas, sepeda motor pengunjung di titipkan di rumah salah satu
warga, dari sana berjalan kaki sekitar 300 meter menuju air terjun candi kuning,” ungkap dedi.
Saat ini objek wisata air terjun candi kuning tidak di Tarik tiket resmi oleh pemdes dan
pokdarwis, pengunjung yang dating hanya akan di anjurkan untuk berdonasi saja.
Ariangga Merupakan salah satu wisatawan mengungkapkan air terjun ini merupakan air terjun
yang indah, dengan air yang lumayan dingin, sehingga hawa sangat sejuk.
“Air terjun candi kuning akan lebih menarik jika penataannya sudah rampung, terlebih
mungkin mulai dari penjagaannya, terus jalan, da warung-warung mulai di buka setiap harinya,
sudah tentu yang berwisata kesini merasakan lapar juga. Selain itu mungkin bisa di tambah
spot-spot untuk berfoto, supaya wisatawan bisa mengabadikan momenya lebih keren lagi”. Ujarnya. (Rabi Guna)


%20(1).png)

