Lombok Timur - Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melakukan silaturahmi dengan Pengurus Baznas RI di Jakarta pada Kamis (2/4). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh komitmen untuk memperkuat peran zakat dalam pembangunan daerah.
Dalam pertemuan itu, Bupati diterima langsung oleh Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, bersama Pimpinan Baznas, H. Syarifuddin. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk menjalin komunikasi dengan kepengurusan baru Baznas RI yang ditetapkan melalui SK Presiden Prabowo Subianto untuk masa jabatan 2026–2031.
Bupati menegaskan, kepengurusan baru Baznas RI diharapkan dapat menindaklanjuti komitmen keberlanjutan program Rumah Sehat Baznas. “Rumah Sehat Baznas Lombok Timur sebelumnya diproyeksikan menjadi pilot project nasional dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis zakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Rumah Sehat Baznas sangat penting karena memanfaatkan bangunan Rumah Sakit Lombok Timur yang awalnya memang didanai dari zakat masyarakat Lombok Timur. “Ini bukti nyata bahwa zakat bisa menjadi instrumen sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengundang Ketua dan Pimpinan Baznas RI untuk menghadiri musim panen perdana program Lumbung Pangan Jagung Baznas. Panen tersebut akan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Barokah Zakat binaan Baznas Lombok Timur di Desa Gunung Malang dan Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya.
“Program Lumbung Pangan Jagung ini adalah wujud nyata pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Kami ingin menunjukkan bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga bisa menjadi modal produktif bagi masyarakat,” jelas Bupati.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan komitmen Baznas RI untuk terus mendukung program-program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai Lombok Timur telah menjadi contoh bagaimana zakat dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.
Pimpinan Baznas, H. Syarifuddin, menambahkan bahwa keberhasilan Lombok Timur dalam mengelola Rumah Sehat dan Lumbung Pangan Jagung akan menjadi inspirasi bagi daerah lain. “Kami berharap model ini bisa direplikasi di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.
Pemda Lombok Timur sendiri menegaskan konsistensinya dalam memperkuat peran Baznas. Bupati menutup pertemuan dengan pesan bahwa dana zakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam bidang kesehatan maupun ekonomi.



%20(1).png)

